Bagai Dua Insan Terikat Seutas Tali

0
103
Ilustrasi tali membentuk lambang hati

Tidak pernah bisa kita putuskan ikatan ini,
yang sudah diikat sejak kita menetas,
Tuhan menciptakan mutiara atau permata indah dari dua orang sosok yang sudah terikat pernikahan.

Dimana mereka sudah berada dibawah genteng rumah yang sama,
sosok wanita yang begitu kuat dengan membawa perut besar seperti balon selama sembilan bulan,
entah apa yang dirasakannya,
kadang rasa sakit pastinya datang tidaklah terkalahkan dengan kebahagian yang dirasakannya,
ketika buah hatinya lahir ke dunia ini,
dan melihat indahnya semesta alam ini dia berusaha melawan rasa yang begitu besar dirasakannya,
bergantung nyawa dia berjuang demi buah hati yang di tunggu-tunggunya.

Buah hati yang begitu kecil mungil dan lucu sudah berada dalam peluknya,
dengan mata bibir dan wajah yang terlihat mirip dengannya,
mata yang selalu tertutup sambil minum asi dari sosok yang melahirkannya,
hingga gelapnya malam datang tertidur nyenyak sambil dinyanyikan lagu nina bobo,
dalam pelukan yang begitu hangat dan belaian tangan yang lembut,
seiring berjalannya waktu dari yang hanya bisa tidur kini dia pun sudah bisa merangkak mengerakan tulang-tulangnya yang masih lemah,
mulai bisa bersuara dan bisa memanggil ibu,

“Wah!” dalam hati ibunya begitu senang mendengar buah hatinya bisa memanggil dengan sebutan Ibu…

Tidak lelah dan tidak pernah berhenti untuk berdoa kepada Tuhan karena sudah diberikan permata indah dalam hidupnya,
senyum kebahagiaan yang setiap hari terlihat dari wajahnya,
walau keringat yang selalu menetes jatuh dari kulit dahinya
karena terkena paparan sinar matahari demi mencari butiran -butiran beras yang akan dimakan.

Rasa itu tidaklah pernah melumpuhkan semangatnya,
dengan mimpi yang begitu besar untuk buah hati tercintanya,
dia berharap buah hati yang dia lahirkan,
bisa memiliki masa depan yang lebih baik,
dan kelak hidupnya tidak sama seperti dirinya,
Dan inilah sosok ibu yang memiliki cinta dan kasih sayang yang begitu besar,
luas bagaikan lautan kepada sang buah hati tercinta,
dimana ikatan ibu dan anak tidak pernah terlupakan,
yang tidak pernah dipisahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here