Jelang Perayaan Hari Saraswati, Begini Maknanya

    0
    287

    Sebentar lagi kita akan menyambut hari raya Saraswati. Tepatnya pada tanggal 13 Oktober 2018. Hari raya Saraswati merupakan hari raya umat hindu yang dimana diperingati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan  untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia yang bersumber dari Dewi Saraswati, saktinya Dewa Brahma (menurut kepercayaan Hindu). Hari raya ini biasanya diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung. Hari raya ini memiliki hubungan yang erat dengan kisah Watugunung Runtuh. Kisah tersebut menceritakan seorang raja yang menikah dengan ibu kandungnya sendiri (sumber: Lontar Medangkemulan).

    Dalam memperingati hari raya Saraswati. Seorang Dewi yang dipuja oleh umat hindu dalam perayaan ini yaitu Dewi Saraswati. Saraswati berasal dari bahasa sansekerta yang berarti mengalir. Jika diuraikan lebih dalam, Saraswati memiliki makna air yang mengalir. Begitu juga dengan ilmu pengetahuan yang terus mengalir dan taka da habisnya. Sedangkan dalam kitab suci Weda, kata Saraswati memiliki arti sebagai mantra pujaan. Dalam beberapa kitab umat Hindu, Dewi Saraswati digambarkan sebagai sakti dari Dewa Brahma. Saraswati adalah Dewi ilmu pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Manifestasi Saraswati diwujudkan dalam seorang dewi yang cantik dengan berpakaian putih bersih, bertangan empat dengan membawa alat musik, pustaka suci, teratai, dan duduk diatas angsa. Simbol-simbol yang berada dalam raga sang Dewi memiliki makna-makna sebagai berikut;

    1. Pakaian Putih : Simbol dari ilmu pengetahuan (vidya) yang putih, bersih, suci, dan tidak tercela.
    2. Alat musik : Simbol seni, musik, budaya dan suara AUM(OM). Juga merupakan simbol keharmonisan pikiran, budhi, kehidupan dengan alam lingkungan.
    3. Gemitri/Tasbih : Simbol dari kekekalan antara ilmu pengetahuan dan tuhan.
    4. Pustaka suci : Simbol dari sumber dari segala ilmu pengetahuan.
    5. Teratai : Simbol dari Ilmu pengetahuan itu bersifat abadi.
    6. Angsa : Simbol dari kebijaksaan, karena angsa dapat memisahkan antara air dan lumpur saat dia meminum air. Seperti halnya kita harus bisa membedakan mana yang baik dan buruk.

    Dalam memperingati hari raya Saraswati. Umat Hindu biasanya memberikan mantra pada benda-benda yang berbau ilmu pengetahuan. Seperti kitab suci, lontar, buku, maupun simbol-simbol dari Dewi Saraswati. Pemujaan ini biasanya dikenal dengan istilah Saraswati Puja. Setelah Saraswati Puja selesai, malam harinya umat Hindu melakukan semadhi suci dengan membaca lontar-lontar atau kitab suci yang bertujuan agar menemukan sebuah pencerahan dari Sang Hyang Saraswati (Dewi Saraswati). Keesokan harinya, kita melaksanakan Banyu Pinaruh, yaitu untuk menyucikan ilmu pengetahuan serta diri kita (lahir – batin).

    Jadi makna pemujaan Hari Raya Saraswati adalah memuja dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan memfokuskan pada aspek Dewi Saraswati sebagai Dewi ilmu pengetahuan yang  mengkaruniai ilmu pengetahuan kepada kita semua, sehingga kita akan terbebas dari avidyam (kebodohan) dan dibimbing menuju ke kedamaian yang abadi dan pencerahan sempurna.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here