Talkshow: E-Sport Merambah Industri Kreatif, Pemerintah Tanggapi Serius

0
127

Stikizen.id, Denpasar — STIKI Indonesia menjadi tuan rumah acara talkshow bertema “The Art of Modern Hardware for E-Sport and Creative Industry” yang diselenggarakan oleh AMD Indonesia dan Hardware Holic pada Jumat (30/11) bertempat di Aula STIKI Indonesia dan dihadiri oleh mahasiswa STIKI Indonesia sebagai peserta.

Acara talkshow tersebut diisi oleh dua orang narasumber yang berasal dari AMD Indonesia yaitu Aldian Wibowo Ardi dan yang berasal dari Hardware Holic yaitu Dicky Jatnika. Dalam talkshow tersebut, Aldian menjelaskan tentang AMD atau Advanced Micro Devices, Inc yang merupakan salah satu perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California, yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi untuk pasar konsumen dan komersial. Aldian juga menjelaskan bahwa produk utama dari AMD yaitu micro processor, chipset motherboard, embedded processor, kartu grafis (Graphic Processing Unit, GPU) dan processor untuk server, workstation dan komputer pribadi (Personal Computer) serta teknologi processor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat dalam sistem. Pada seminar ini juga membahas mengenai produk keluaran terbaru AMD yaitu Rayzen.

Pada kesempatan yang sama, Dicky Jatnika memaparkan mengenai Hardware Holic yang merupakan portal berita online yang dapat diakses melalui domain www.hardwareholic.com. Hardware Holic memuat konten-konten teknologi terbaru, hardware dan juga membahas mengenai Electronic Sport atau yang biasa disingkat dengan E-Sport. E-Sport merupakan sebuah cabang olahraga yang tidak mengharuskan bertanding secara fisik tapi lebih mementingkan strategi melalui pertandingan secara online melalui komputer. Menurut Dicky, E-Sport di Indonesia telah mendapat dukungan dari pemerintah. Hal tersebut terbukti dengan adanya cabang olahraga baru di Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia beberapa waktu lalu. Beberapa permainan atau game yang di lombakan adalah Arena of Valor (AOV), Clash Royale, Hearthstone, Starcraft 2, PES 2018, dan League of Legend (LOL). Dicky Jatnika pun sempat memberikan beberapa tips dan trik bermain game berat yang memerlukan laptop dengan spesifikasi khusus serta mengenalkan beberapa hardware yang masih awam bagi para peserta.

Pada penghujung acara Dicky menambahkan bahwa dari tahun ke tahun eSport di Indonesia sudah semakin berkembang dan memiliki banyak penggemar. “E-Sport kini bukan hanya sebagai sarana hiburan semata namun sudah merambah ke sektor industri kreatif dan tentunya sudah menjadi cabang olahraga yang mulai diperhitungkan. Pemerintah kedepannya berencana untuk mempersiapkan sebuah komunitas E-Sport yang nantinya akan disiapkan untuk mengikuti Asian Games pada tahun 2022” terangnya. (SOR/RIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here