Padati Aula, Mahasiswa STIKI Antusias Saksikan Acara Seminar Nasional II

0
233

Stikizen.id, Denpasar ─ Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengadakan seminar nasional II pada Minggu (20/01) yang dibagi dalam 2 sesi acara. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.00 WITA bertemakan “To Be Young Entrepreneur” oleh Ni Putu Asteria Yuniarti, S.Pd, M.I.Kom atau yang akrab disapa Miss Ria, ia merupakan Director PT. Ria Asteria Internasional. Sedangkan sesi kedua dimulai pada pukul 12.00 WITA bertemakan “Balanced Your Skill with Public Speaking” oleh Krisnanda Mawira yang merupakan Club President Magical Bali dan Toastmasters Club 2018-2019. Moderator dalam acara tersebut adalah Putu Mega Adi Yunita, kegiatan turut diramaikan oleh peserta yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari STIKI Indonesia dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Sesi pertama diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Seminar Nasional “To Be Young Intrepreneur”, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ayu Gede Wildahia selaku WK III STMIK STIKOM Indonesia, yang kemudian penyampaian materi oleh Ni Putu Asteria Yuniarti, S.Pd, M.I.Kom. Adapun yang dibahas adalah mengenai cara menjadi pengusaha di usia muda, penyampaian materi diawali dengan cerita tentang riwayat pendidikan, prestasi, dan pekerjaan/jabatan yang diperoleh Miss Ria selama perjalanan hidupnya. Ia memberi motivasi kepada seluruh peserta seminar untuk tidak takut memulai suatu usaha dan menghilangkan rasa gengsi dalam diri karena sesuatu yang besar pasti diawali oleh hal kecil terlebih dahulu. Selama acara berlangsung, ia juga sempat memberi motivasi melalui penyuguhan video inspirasional dari Nick Vujicic. Menurut Miss Ria, kriteria sukses yang dimiliki adalah sukses akademi, sukses karir, sukses sosial, dan sukses pribadi.

Pada sesi kedua diisi oleh Krisnanda Mawira yang membawakan materi mengenai pentingnya kemampuan berbicara di depan umum atau yang biasa dikenal sebagai public speaking skill. Menurutnya, kemampuan ini dapat diawali dari bakat berpidato seseorang. Seorang orator harus benar-benar mampu memilih teknik berpidato agar maknanya tidak hilang. Selain itu, public speaking juga dapat dilatih melalui hal-hal kecil seperti melatih diri untuk mengurangi rasa gugup yang berlebihan. Ia juga mengatakan bahwa sebagai seorang pembicara harus mampu memengaruhi seseorang, sehingga diperlukan teknik yang tepat dalam memberikan sebuah influence kepada audience. (Kerla)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here