Dede Bawa STIKI Kembali Sabet Duta GenRe Kota Denpasar 2019

0
127
Dede setelah berhasil meraih gelar Duta GenRe Denpasar 2019
Dede setelah berhasil terpilih sebagai Duta GenRe Denpasar 2019

Stikizen.id, Denpasar – Setelah terpilih sebagai Duta GenRe STMIK STIKOM (STIKI) Indonesia 2019 pada akhir Januari lalu, I Gede Aryandana Putra kini dinobatkan sebagai Duta GenRe Kota Denpasar 2019. Ia merupakan salah satu perwakilan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) STIKI Indonesia dalam kompetisi Pemilihan Duta GenRe Tingkat Kota Denpasar yang bertempat di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar.

Kompetisi yang diikuti oleh 18 orang mahasiswa dan 22 orang mahasiswi ini dilaksanakan selama dua hari yakni pada Sabtu(23/3) yang merupakan hari pertama dilaksanakan seleksi wawancara yang kemudian dilanjutkan dengan tes secara online. Pada hari kedua yakni Minggu(24/3) dilaksanakan seleksi presentasi program kerja yang sekaligus merupakan babak penyisihan 10 besar. Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus 10 besar diseleksi lagi melalui tes lisan dimana pertanyaannya sesuai dengan kertas yang dipilih oleh peserta. Setelah tes lisan dilanjutkan tahap 3 besar yang kemudian diberi tes lisan berbahasa Inggris oleh masing-masing dewan juri. Peserta yang memiliki jawaban terbaiklah yang terpilih menjadi juara pertama yaitu I Gede Aryandana Putra selaku perwakilan PIK-M STIKI Indonesia dan Ni Nyoman Yunik Rasma Yanti selaku perwakilan PIK-M Universitas Hindu Indonesia. Adapun yang berperan sebagai juri pada kegiatan tersebut adalah Kadek Agus Pranata selaku Duta GenRe Provinsi Bali 2016, Gede Wahyu Adnyana selaku Duta GenRe Provinsi Bali 2018, I Kadek Krisna Dwipayana selaku Duta GenRe Kota Denpasar 2018, dan I Gusti Agung Ayu Sri Kusumayanthi, S.Pt selaku Kasi. Advokasi dan Pergerakan.

Mahasiswa yang akrab disapa Dede Arya ini ketika diwawancara mengungkapkan rasa gembiranya. Pada kesempatan yang sama, Dede mengaku dirinya hanya mempersiapkan diri satu hari sebelum kompetisi dilaksanakan dan saat kompetisi berlangsung ia merasa gugup karena suasananya sangat berbeda dengan kompetisi Duta GenRe Kampus STIKI 2019. “Saya merasa senang bisa terpilih menjadi Duta GenRe STIKI 2019 dan Duta GenRe Kota Denpasar 2019, tentu saja akan ada banyak hal yang berubah karena saya harus mengemban tugas serta harus mampu mempertanggung jawabkan program kerja saya. Untuk ke depannya saya berharap agar ada lebih banyak lagi peserta yang ikut pemilihan Duta GenRe, sedangkan bagi mahasiswa maupun mahasiswi yang akan mengikuti seleksi agar bisa lebih mempersiapkan diri, melatih mental, meningkatkan public speaking skill, dan lebih percaya diri,” ucap Dede.

Dalam kompetisi itu, Dede mencanangkan tiga program kerjanya yaitu Konseling Online, GenRe Application, dan Website PIK Bali. Sebelum ia melangkah menuju kompetisi pemilihan Duta GenRe tingkat Provinsi, tentunya salah satu program kerja yang dipersiapkan harus sudah berjalan. Rencananya, Dede akan menjalankan program konseling online dan website PIK Bali terlebih dahulu sebelum kembali berkompetisi di tingkat Provinsi pada bulan April. (KERL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here