“SECTION” Ajang Sehat bagi Gamers Bali

0
45

Stikizen.id., Denpasar – Dalam rangka menyambut Dies Natalis XI STIKI Indonesia, UKM E-Sports berpartisipasi melalui SECTION (STIKI E-Sports Competition) dengan mengadakan 2 turnamen yakni DOTA 2 dan PUBGM. Kompetisi DOTA 2 dilaksanakan pada Minggu (7/4), bertempat di DeThrone Ultimate E-Sports Arena dan berlangsung pada pukul 09.00 hingga 23.00 WITA.

Kompetisi DOTA 2 ini diikuti oleh 13 tim yang terdiri dari 1 tim Dosen STIKI, 3 tim mahasiswa STIKI, dan 9 tim peserta umum. Adapun Dosen yang ikut berkompetisi adalah Bapak I Gede Iwan Sudipa, Bapak I Gede Andika, Bapak I Nyoman Tri Anindia Putra, Bapak I Nengah Eka Mertayasa, dan Bapak Made Dona Wahyu Aristana. Kompetisi ini diawali dengan kualifikasi online oleh 13 tim, kemudian 8 tim pemenang bertanding dengan datang ke DeThrone. Tim yang pada saat itu lolos ke babak 8 besar yaitu tim DOSEN STIKI, ACYUTA, LIDI GAMING, REFREEDOM, UH SHE UP, ROTI ISI, PEMSCOOL, dan ART LUCIANT.

Tim yang datang ke Dethrone kemudian mengikuti seleksi 8 besar, kemudian dilanjutkan dengan 4 besar, pertandingan lower bracket untuk merebut juara 3 dan grand final. ACYUTA berhasil mengungguli semua tim yang ada, sementara ART LUCIANT dan PEMSCOOL harus puas berada di posisi kedua dan ketiga. Pemenang mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang tunai.

Ini adalah tahun pertama bagi UKM E-Sports melaksanakan kegiatan yang dinamakan SECTION. Pada tahun sebelumnya pernah diadakan kompetisi Mobile Legends, namun pada saat itu belum ada penamaan khusus terkait dengan kegiatannya. Bapak I Gede Iwan Sudipa selaku pembina UKM E-Sports STIKI mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang ikut berpartisipasi pada SECTION khususnya dalam Kompetisi DOTA 2 yang sudah terlaksana, Beliau mengatakan bahwa pelaksanaannya bagus dan seluruh panitianya juga sudah bekerja keras dengan mempersiapkan kegiatannya sebaik mungkin. “Saya berharap untuk ke depannya ada lebih banyak lagi event-event yang diselenggarakan untuk mendorong mahasiswa maupun khalayak umum dalam passion mereka bermain game online, sehingga kesan-kesan negatif terhadap game online juga sekiranya dapat diminimalisir dan semoga STIKI bisa menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan event-event game online selanjutnya serta sukses selalu. Pesan saya kepada pecinta game online adalah jangan lupa untuk tetap fokus dengan studinya masing-masing,” Ucap Bapak Dosen yang juga penggemar DOTA 2 ini. Untuk selanjutnya akan diadakan Kompetisi PUBGM (PlayerUnknown’s Battlegrounds) pada tanggal 14 April 2019 di Aula STIKI Indonesia. (KERL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here