Kemenristekdikti Apresiasi Bali 3D 2 in 1 Printer dalam Harteknas

0
68

Stikizen.id, Denpasar – Selasa, (20/08) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) telah melakukan kunjungan kerja ke Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Dalam kegiatan ini, Bapak Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa baru Undiksha untuk memperluas wawasan mereka.

Tak hanya itu, Beliau juga mengisi kegiatan dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 ini untuk menyerahkan beberapa produk inovasi teknologi kepada sekolah, kampus, dan masyarakat di Bali. Salah satunya adalah Bali 3D 2 in 1 Printer yang diproduksi start up yang dibangun oleh tenant Inkubator Bisnis (INBIS) STIKI dengan struktur founder Putu Ary Widyandatara, Co-founder Dewa Putu Rama Prabawa, Inventor Edy Toha serta I Made Widyasmara sebagai Pendamping. Startup yang berpusat di Negara, Kabupaten Jembrana ini telah terdaftar sebagai salah satu startup yang memperoleh pendanaan dari program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tepat pada bulan Mei 2019.


Dewa Rama Prabawa, S.Kom menyampaikan bahwa Printer 3D ini merupakan perangkat dengan output benda padat tiga dimensi sehingga tidak hanya dapat dilihat tetapi dapat juga dipegang dan memiliki volume. “Kami tentu gembira dan bangga ketika Kemenristekdikti memesan 10 buah printer 3D untuk kemudian diserahkan langsung di kampus ini kepada sekolah dan kampus se-Bali, semoga produk kami bisa dikenal luas dan berdampak pada bisnis kami” ujar Dewa Rama Prabawa, S.Kom menyampaikan kegembiraannya atas apresiasi dari Kemenristekdikti atas produknya. (Beritabali.com)

Sementara itu, Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi untuk berinovasi sebanyak mungkin dengan memanfaatkan pengetahuan di bidang teknologi, sehingga dapat berdampak pada peningkatan Sumber Daya Manusia Unggul, Untuk Indonesia Maju. Kemenristekdikti berkesempatan menyerahkan secara simbolik printer 3D dan berharap dapat digunakan untuk membuat produk-produk inovatif.
Dilansir dari Beritabali.com Kemenristekdikti berkata, “Dengan printer 3D ini diharapkan lahir creator-creator dengan produk inovasi, katakan misalnya bisa bikin patung ganesha”. (KERL)

Sumber : https://beritabali.com/read/2019/08/21/201908210007/Menristekdikti-Apresiasi-Printer-3D-34Made-in-Bali34.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here