PKKMB Resmi Ditutup, 1426 Mahasiswa Jadi Keluarga Baru STIKI Indonesia

0
108
Suasana Penutupan PKKMB di GOR Lila Bhuana
Suasana Penutupan PKKMB STIKI 2019 di GOR Lila Bhuana

Stikizen.id, Denpasar — Minggu (25/8) rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STMIK STIKOM Indonesia (STIKI Indonesia) telah resmi berakhir, acara tersebut di tutup dengan penuh gembira di Gor Lila Bhuana.
Rangkaian acara yang dimulai 15 Agustus 2019 yang lalu, berlangsung selama sebelas hari dengan tema Membentuk Karakter Pemuda yang Kuat, Cinta Tanah Air dan Bangsa dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Sesuai dengan tujuannya, PKKMB diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk menyiapkan diri memasuki kehidupan kampus.

Rangkaian kegiatan PKKMB tersebut berlangsung selama sembilan hari, namun sebelumnya telah diselenggarakan kegiatan Pra PKKMB selama dua hari. Kegiatan pra-PKKMB diselenggarakan untuk promosi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), pemilihan calon putra-putri PKKMB 2019 serta arahan dari Penanggung Jawab kelas. Selanjutnya, Pembukaan PKKMB 2019 diselenggarakan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019 yang diawali dengan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan. Tercatat sebanyak 1426 mahasiswa baru diharapkan oleh Panitia untuk memiliki semangat berkorban dan berjuang yang tinggi dalam membela Tanah Air. Sebagai simbolis Acara pembukaan PKKMB tersebut ditandai dengan pengalungan tanda PKKMB dan pelepasan burung dara oleh Ketua STIKI Indonesia yang didampingi oleh para Wakil Ketua dan Panitia.

“Pahlawan itu rela memperjuangkan bangsa dengan mengorbankan dirinya, kita harus merasa malu kenapa kita tidak bisa memperjuangkan diri kita sendiri agar tidak menjadi masalah bangsa” pungkas ketua STIKI Indonesia bapak I Dewa Made Krishna Muku dalam amanatnya saat upacara pembukaan.

Selamat kegiatan PKKMB, para mahasiswa baru mendapatkan pembekalaan materi mengenai Etika dan Tata Krama, HIV/AIDS dan First Aid. Selain mendapatkan berbagai materi, mahasiswa baru juga berkesempatan mengunjungi stand-stand UKM yang ada di STIKI untuk mendapatkan informasi seputar UKM sekaligus mendaftarkan diri pada UKM yang diminati. Selanjutnya, pada (23/8) kegiatan PKKMB diisi dengan berbagai permainan untuk menambah keakraban para peserta, baik dengan sesama peserta maupun dengan panitia.

Sementara itu, 24 sampai 25 Agustus 2019 kegiatan PKKMB dilangsungkan di Gor Lila Bhuana yang diikuti oleh semua peserta, baik kelas pagi maupun kelas malam. Dalam kesempatan ini, mahasiswa diberikan pembekalan materi Bela Negara, Patriotisme, Kesatuan dan Persatuan Bangsa oleh Tentara Negara Indonesia. Selain itu, materi Revolusi Industri 4.0 disajikan oleh Bank Negara Indonesia. Disamping itu para mahasiswa baru juga disajikan materi tentang tata cara penyusunan KRS, Keuangan KRS, dan hal lain yang menyangkut proses registrasi setiap awal semester.

Pak Muku bersama sejumlah mahasiswa baru di sela suasana penutupan PKKMB STIKI 2019

Untuk menambah suasana santai dan rileks, para mahasiswa baru dihibur oleh penampilan UKM Musik dan Dance.

Minggu (25/8) menjadi hari terakhir PKKMB. Dihari terakhir ini kembali diisi dengan pemberian materi seperti Anti Radikalisme yang langsung sajikan oleh anggota POLRI. Dalam kesempatan ini pun, ketua STIKI Indonesia, bapak I Dewa Made Krishna Muku turut memberikan motivasi kepada 1426 mahasiswa baru untuk terus berusaha dan pantang menyerah dalam meraih impian. Tidak hanya itu, Jik Muku, panggilan akrab untuk beliau, juga mengucapkan terima kasih pada para mahasiswa karena sudah mempercayakan STIKI menjadi salah satu bagian dari perjalanan hidup mereka.
Acara yang dikemas dengan nuansa penuh kekeluargaan tersebut juga diisi dengan pemutaran video selama pelaksanaan PKKMB, Ngibing, Pentas Teater, dan juga Pengumuman Pemenang Putra Putri PKKMB. Tak kalah seru adalah pemberian hadiah berupa smarthphone untuk para mahasiswa yang mempunyai visi misi terbaik. Acara diakhiri dengan games berhadiah TV, dan Kpop Dance.

Bapak I Gusti Agung Indrawan, selaku koordinator Sie Acara berharap, acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru ini dapat menjadikan mahasiswa baru benar-benar siap untuk memulai kehidupan kampus. “Jadi harapannya adalah, ya mereka merubah mindsetnya dari yang ketika SMA itu selalu diawasi, dimarahi kalau nggak ngumpul tugas, berubah mindsetnya jadi mahasiswa yang aktif, lebih sering mencari tau dan juga sekarang sudah membawa diri sebagai mahasiswa, harus beretika, gitu” ujar beliau saat ditemui di Ruang UPS. (ROS/INWA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here