Tampil Beda, Yudisium STIKI Usung Tema “Be Bright, Be Colorful”

0
114
Mc-yudisium-20
Pak Robert dan Pak Alit mengenakan topeng saat menjadi MC Acara Yudisium XX STIKI

Stikizen.id, Denpasar – Suasana cerah, ceria dan penuh warna mengisi Yudisium XX STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang diselenggarakan pada Kamis(29/8) bertempat di Ballroom Sector Bar & Lounge, Sanur. Pada acara tersebut, sebanyak 238 orang mahasiswa STIKI telah dinyatakan secara resmi menyandang gelar Sarjana Komputer (S. Kom).

Yudisium kali ini bertemakan “Be Bright be Colorful” dimana para hadirin diwajibkan mengenakan pakaian dengan warna cerah dan beragam. STIKI pada Yudisium sebelumnya juga menerapkan tema pakaian non-formal sekaligus berbeda yaitu “Jeans and White” dimana hadirin menggunakan atasan putih dan jeans untuk bawahan. “Pemilihan tema dengan pakaian yang tidak lagi formal mulai kami terapkan di Yudisium STIKI sejak Yudisium sebelumnya,” ujar Pak Redy yang pada Yudisium kali ini berperan sebagai Wakil Ketua Panitia. Pak Redy menambahkan, “Pada saat Wisuda nanti kan mahasiswa akan menggunakan pakaian yang formal, menggunakan setelan jas dan sebagainya. Begitu juga ketika yudisium-yudisium sebelumnya digunakan pakaian formal atau menggunakan pakaian adat Bali. Oleh karena itu, kami memilih acara Yudisium sebelumnya dan kali ini menggunakan tema pakaian yang berbeda, yang ceria dan colorful.”

Ketua Panitia Yudisium Pak Arya pada sambutannya menyampaikan harapannya bahwa dengan tema yudisium yang cerah dan berwarna-warni maka mahasiswa nantinya juga mengisi hari-harinya selepas dari STIKI dengan penuh warna terutama saat berada di dunia kerja. “Yudisium kali ini dengan tema demikian saya berharap semoga setelah keluar dari STIKI hidup kalian penuh dengan warna,” ucap Pak Arya di akhir sambutannya. Pak Buda Hartawan selaku Kaprodi Sistem Komputer (SK) yang juga memberikan sambutan melaporkan bahwa terdapat 238 mahasiswa yang menjadi peserta Yudisium yang terdiri dari 210 mahasiswa Teknik Informatika (TI) dan 28 mahasiswa SK. Beliau juga menyampaikan bahwa rata-rata IPK mahasiswa di yudisium kali ini adalah 3,34 dengan IPK tertinggi yaitu 3,87. Pak Buda juga berpesan agar peserta menjadi mahasiswa yang memiliki SIBER (sinergi, integritas, bertanggungjawab, empati dan rasional). Seperti biasa, usai memberikan sambutan Pak Arya dan Pak Buda Hartawan menyampaikan pantun yang disambut tepuk tangan oleh para hadirin.

Pak Muku dalam sambutannya menyampaikan agar para mahasiswa dan mahasiswi yang hari ini telah dinyatakan lulus tetap semangat dan percaya diri. “Jangan lupa perjalanan belum berakhir. Anda semua punya misi besar dan Anda harus mampu menjadi jawaban dari keluarga anda dan masyarakat. Untuk itu, Anda harus semangat,” ucap Pak Muku sembari mengajak mahasiswa dan mahasiswi peserta Yudisium meneriakkan yel semangat pagi. Sebelum menutup sambutannya, Pak Muku juga sempat menceritakan sebuah kisah nyata mengenai alumni STIKI yang tujuannya untuk memompa rasa percaya diri calon-calon wisudawan tersebut.

Selain tema pakaian yang bervariasi, hadirin juga disuguhkan dengan atraksi berupa Photo Booth dengan aksesoris papan-papan berisi kata-kata nyentrik hasil karya panitia acara untuk menemani hadirin berfoto. Acara dimulai pada pukul 16.30 dan dipandu oleh duet Dosen STIKI yaitu Pak Robert dan Pak Alit yang memasuki ruang acara dengan mengenakan topeng “Vincent” dan “Desta” sehingga disambut riuh tawa hadirin. Untuk mengawali acara, Pak Robert dan Pak Alit mengajak beberapa hadirin untuk karaoke bersama di atas panggung. Selanjutnya, acara diisi dengan menari bersama yang dipimpin oleh Miss Nana dari ZIN. Para hadirin yang merupakan mahasiswa, dosen dan staf tampak berbaur sembari menari diiringi lagu-lagu populer seperti Senorita dan Macarena. Di acara tersebut juga dinobatkan dosen serta mahasiswa dengan kostum terbaik. Pak Gede Adnyana dengan baju oranye dan celana kotak-kotaknya berhasil dinobatkan sebagai dosen dengan kostum terbaik. Sedangkan dari mahasiswa, Dewi dengan dress bunga-bunganya terpilih sebagai mahasiswi dengan kostum terbaik dan empat sekawan kemeja merah muda corak bunga yaitu Yudi, Effendi, Burghan dan kawannya dinobatkan sebagai mahasiswa dengan kostum terbaik. (DEP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here