Selenggarakan Pengabdian Masyarakat tentang AR, Peserta Puas dan Antusias

0
92

Stikizen.id, Denpasar – Selasa, (01/10) hingga Rabu (02/10) telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh beberapa dosen STMIK STIKOM Indonesia dengan mengambil tema “Pelatihan Pengenalan Teknologi Augmented Reality (AR) Android“ menggunakan aplikasi Unity dan Vuforia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan skill dan kreativitas siswa-siswi di SMK Negeri 1 Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Christina Purnama Yanti, M.Kom selaku ketua tim, Ibu Ni Luh Wiwik Sri Rahayu G, M.Kom dan Bapak I Gede Andika, M.Kom sebagai anggota berkolaborasi dengan I Putu Ngurah Harry Santika, S.Kom yang merupakan alumni STIKI untuk menjadi narasumber dalam pemberian materi terkait AR kepada siswa. PKM ini dimulai sekitar pukul 09.00 hingga 15.00 WITA, pada hari pertama merupakan pelatihan untuk kelas XI RPL 1 yang terdiri dari 35 orang siswa sedangkan di hari kedua dilakukan pelatihan untuk kelas XI RPL 2 yang terdiri dari 32 orang siswa. Adapun selama berlangsungnya kegiatan ini dibantu oleh 4 orang mahasiswa aktif STIKI yakni Edna Widya Perdani dan I Kadek Anggara Yunda dari angkatan 2017, I Gusti Ayu Agung Randhika Kerlania dan Rosmayana dari angkatan 2018.

Selama kegiatan berlangsung, siswa SMK Negeri 1 Denpasar terlihat begitu antusias untuk mengenal lebih jauh teknologi yang mampu menggabungkan benda maya dua maupun tiga dimensi ini ke dalam lingkungan nyata tiga dimensi yang kemudian diproyeksikan ke dalam bentuk nyata. Sebagai pembuka, siswa diberi pre test terlebih dahulu untuk mengetahui sejauh mana mereka sudah mengenal Augmented Reality. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi sekaligus pelatihan sebelum berlanjut ke sesi post test yang hasilnya akan dipresentasikan langsung oleh mereka. Seluruh siswa sudah mampu mengaplikasikan ilmu yang diberikan bahkan beberapa di antaranya sudah ada yang mampu berkreasi lebih seperti membuat multi sensor pada objek yang ditampilkan. Sebagai penutup diadakan sesi pengisian kuesioner dan sesi foto bersama.

“Saya merasa cukup puas dengan pelaksanaan PKM ini karena siswanya sangat antusias dan dari hasil kuesionernya semua memberi respond positif, contohnya adalah ada yang mengatakan bahwa kegiatannya bermanfaat dan mereka jadi tahu mengenai AR. Bahkan ada yang mengajukan permintaan untuk menambah waktu belajarnya,“ ucap Ibu Christina Purnama Yanti. Ia juga mengatakan bahwa PKMnya kemungkinan akan diadakan lagi baik di sekolah sama dengan topik yang berbeda atau di sekolah yang berbeda, mengingat selama berlangsungnya kegiatan PKM kemarin disambut dengan sangat baik dengan pihak sekolah. “Kalau bisa PKMnya diadadakan tiap hari Selasa dong, Bu.“ Ujar seorang siswi SMK Negeri 1 Denpasar yang tidak mau disebut namanya. (RVN/KERL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here