PKM Pengenalan Internet Disambut Antusias Ibu-ibu PKK

0
72

Stikizen.id, Denpasar- Pada Sabtu dan Minggu (5-6/10) lalu, dua dosen STIKI Indonesia yang terdiri dari Ibu Theresia Hendrawati, S.T., M.Kom. dan Ibu Santi Ika Murpratiwi, S.Kom., M.T. telah melaksanakan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) bertempat di Banjar Pekambingan, Denpasar Barat. PKM ini mengambil tema “Praktik Terbaik Penggunaan Internet di Kalangan Ibu-Ibu PKK”.
PKM yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK, berusia mulai dari 30-50 tahun sebanyak 30 orang. Salah satu mahasiswa STIKI Indonesia angkatan 2018 yang bernama Ni Luh Putu Yulia Purnama pun ikut membantu dalam PKM ini. Pada hari pertama, materi yang dibawakan adalah pengenalan dunia internet dan media sosial, dan penggunaannya. Misalnya, Facebook yang dapat digunakan untuk berjualan dan Instagram yang digunakan dalam mencari berbagai informasi. Dijelaskan pula mengenai bahaya penggunaan internet yang berfokus pada ibu dan anak.
Praktik penggunaan internet dilakukan pada hari selanjutnya. Para ibu PKK diinformasikan bagaimana memakai internet yang baik, aman, bijak, dan sehat. Mereka sangat antusias dan excited ketika diberi pengarahan bagaimana melihat history Youtube dan WhatsApp yang diimplementasikan ketika mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan handphone. Mereka sadar, bahwa akhir-akhir ini konten kekerasan, seksual, dan pornografi sangat banyak. Apalagi, anak-anak dari ibu PKK yang masih berstatus pelajar SD sudah memiliki handphone pribadi dan mereka jarang dalam mengawasi anak-anak mereka apa saja yang telah diakses dalam internet.
Disamping informasi mengenai internet, Ibu Theresia dan Ibu Santi lebih menekankan adanya hoax dan etika yang baik dalam penggunaan internet maupun media sosial, karena ibu-ibu lebih gampang terpengaruh terhadap hal ini. Berhati-hati sangat diperlukan dalam berbagi informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial. Informasinya harus diperhatikan dan dicari sumbernya terlebih dahulu sebelum di-sharing.
Dari PKM ini, Ibu Santi berharap agar ibu-ibu PKK tidak hanya menfasilitasi anak dengan handphone, tetapi juga melakukan pengawasan dan menjadi pendamping dalam memberikan internet sehat yang dapat ditanamkan sejak dini, serta mengarahkan bagaimana cara memilah informasi yang baik dan tidak. “Pelatihan kemarin memberikan pengetahuan dan wawasan mereka bertambah, karena selama ini mereka hanya tahu bahwa hp itu hanya untuk bersenang-senang. Mereka sadar terhadap waktu yang mereka gunakan. Selain dari itu, internet dapat bersifat positif ada juga yang bersifat negatif,” ujar Bu Theresia.
PKM ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari ibu-ibu PKK, bahkan dari Kepala Lingkungan Dinas Banjar Pekambingan, Bapak I Wayan Parjiwa. Mereka juga menawarkan jika ada pelatihan seperti ini lagi, mereka akan terbuka dalam hal ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here