Lewat Nyanyian, Prof. Dasi titip pesan kepada 238 Wisudawan XIV STIKI Indonesia

0
75

Stikizen.id., Denpasar – STIKI Indonesia kembali menggelar Wisuda ke-XIV yang diikuti oleh 238 wisudawan, bertempat di The Westin Bali International Convention Centre pada Kamis (17/10).
Wisudawan terdiri dari 210 lulusan program studi TI (Teknik Informatika) dan 28 lulusan dari program studi SK (Sistem Komputer).

Paringga Nurlana Putra dari program studi TI dinobatkan sebagai wisudawan dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi 3,88, sedangkan IPK tertinggi dari program studi SK diraih oleh I Made Endi Sumahadi. Ada pula karya terbaik dari program studi TI oleh Dewa Made Prasada Kusuma Adiputra dengan karyanya, yaitu “Rancang Bangun Sistem Single Sign-On pada STIKI Indonesia Menggunakan Protokol Central Authentication Service dan Database No SQL” dan karya terbaik dari prodi SK oleh I Made Andika Yana dengan karyanya, yaitu “Rancang Bangun Sistem Penginputan Token Listrik Berbasis Internet of Things”.

Ketua STIKI Indonesia, Bapak I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah sebuah akhir, tetapi merupakan sebuah awal untuk memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, kampus memberikan pembekalan yang luar biasa kepada mahasiswa baik secara intelektual maupun secara sikap dan mental. Selain itu, beliau berpesan, “Mahasiswa agar segera bekerja dan jangan terlalu memilih entah itu di perusahaan besar ataupun perusahaan kecil. Nanti jika Anda bekerja di perusahaan kecil, Anda akan banyak belajar dan banyak mendapatkan tanggung jawab.” Tidak hanya mahasiswa, Bapak Muku juga memberi pesan kepada para orang tua agar melepaskan anaknya dan jangan menanggung mereka lagi, karena mereka sudah cukup ilmu pengetahuan dan penerapannya, serta memiliki kemampuan untuk menarungi kehidupannya sendiri. “Berilah mereka kesulitan, karena dari kesulitanlah mereka akan menjadi kuat,” tambah beliau dengan antusias.

Sementara itu, Bapak Tanadi Santoso selaku perwakilan dari Yayasan Wahana Widya Wisesa sekaligus sebagai motivator, ikut memberikan sambutan mengenai Revolusi Industri 4.0. Beliau menuturkan bahwa lima tahun ke depan, apa yang telah dipelajari akan terpakai dan dapat berubah keadaannya. Semangat untuk belajar lagi adalah kunci yang paling penting untuk maju. “Sekarang ini merupakan zaman dengan mindset yang begitu hebat. Anda sebagai mahasiswa yang baru lulus mempunyai tantangan yang begitu besar untuk bisa mengahadapi dunia yang baru ini, yaitu revolusi industri 4.0. Pola pikir, hati, jiwa, bahkan tubuh harus kita siapkan betul-betul untuk mengahadapinya,” pungkas beliau yang tampil dengan semangat.

Kepala LL Dikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah VIII Bapak Prof.Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si juga memberi sambutan menarik. Di sela-sela sambutannya beliau menyanyikan beberapa lagu singkat yang berisi pesan kepada mahasiswa jika sudah lulus, jangan lagi menyusahkan orang tua dan cepatlah bekerja. “Semangat, kemauan, dan keberanianlah yang menjadi kunci menuju kesuksesan,” ujarnya.

Sebagai perwakilan dari wisudawan, Paringga Nurlana Putra ditunjuk untuk memberikan kesan dan pesan. Nurlana mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran STIKI Indonesia, “Kita semua adalah wisudawan terbaik. Semoga dengan gelar ini, kita bisa menjadi berguna untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungan,” imbuh Nurlana.

Acara berlangsung dengan suasana kekeluargaan. Kendati demikian, acara ini diisi pula nuansa akademis dan kecendikiawanan yang terlihat dari pemaparan orasi ilmiah oleh Bapak I Nyoman Jayanegara, M.Sn. dengan judul orasinya “Disrupsi Desain Komunikasi Visual dan Revolusi Industri 4.0”. (IGI2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here