Optimalkan Penggunaan Google, Dosen STIKI Latih Guru Memanfaatkan Teknologi

0
66

Stikizen.id., Denpasar – Dua Dosen STMIK STIKOM Indonesia mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 1 Singaraja dengan memperkenalkan berbagai produk Google dan optimalisasi penggunaannya pada hari Jumat dan Sabtu (25-26/10).

Dua Dosen yang mengadakan PKM adalah Bapak I Putu Yoga Indrawan, M.Kom dan Bapak Putu Gede Surya Cipta Nugraha, M.Kom. Sasaran dari kegiatan ini adalah Guru dan Staf SMPN 1 Singaraja. Adapun materinya berupa pengenalan produk Google seperti Gdocs, Google Slide, Google Form, Google Class Room, dan produk Google lainnya. Pengenalan ini bertujuan agar para guru dan staf mengetahui bagaimana memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan Google secara optimal. Contohnya pada saat melakukan pencarian di Google, agar tidak diarahkan pada alamat-alamat web yang tidak diinginkan, salah satu cara dengan menambahkan ekstensi pdf pada saat melakukan pencarian.

Kegiatan PKM juga bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan membantu kolaborasi kerja di era digital. Perkembangan di era digital 4.0 yang sangat pesat, membutuhkan kerjasama dengan banyak pihak. Bapak Yoga Indrawan berpendapat bahwa terpilihnya Menteri Pendidikan yang berasal dari start up Gojek memungkinkan ke depannya sistem pendidikan akan lebih banyak menggunakan teknologi sehingga harus mulai mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Sebagai contoh, sekarang tidak perlu membawa harddisk kemana-mana, dan harus mulai mengoptimalisasi penggunaan teknologi seperti google drive.

Guru dan Staf yang menjadi peserta pelatihan merasa sangat terbantu. Para peserta telah mengetahui tipikal kepemimpinan baru yang cenderung pada pemanfaatan teknologi, sehingga dirasa sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan. Bahkan mereka menginginkan agar pelatihan seperti ini lebih sering diadakan, misalnya sekali atau dua kali perbulan. Melihat antusias tersebut, Bapak Yoga Indrawan Bersama Bapak Surya Cipta Nugraha berencana untuk mengadakan kegiatan serupa. Tidak hanya di sekolah yang sama namun nantinya diadakan di sekolah berbeda.

Bapak Yoga Indrawan berharap dengan diadakannya PKM ke depannya dapat dimanfaatkan dan digunakan di dunia pendidikan dalam menghadapi era Industri 4.0. “Semoga ke depannya PKM ini bisa menyasar bukan hanya sekolah yang ada di Denpasar saja, kalau bisa kita benar-benar keluar dari Denpasar. Kita bisa menyasar daerah-daerah seperti Singaraja, Bangli, Karangasem, bahkan kalau bisa keluar Bali.” Tutupnya diakhir sesi wawancara. (Ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here